Poem13 July, 2008 16:49:21

bahagia, itu yang ingin kulihat
yang memang tak pernah kau dapat
saat cintaku masih tertambat
saat inginku masih menghambat

kini ku dapat mengikhlaskan itu semua
kini ku telah dapat mengerti segalanya
cintamu hanya untuknya
segalanya kepada dirinya

wahai kenangan yang tertinggal
jangan pernah lagi engkau penggal
walau ku tahu itu hanya akan mengganjal
dalam setiap mimpi dan khayal

tak perlu aku mengatakan semua
lebih baik semua tak terbaca
dari hatiku yang ikhlas menerima
dari hatiku yang tersenyum melakukannya

wahai cinta dari dua masa
jangan pernah engkau sakiti dia
karna itu akan menyakiti ku juga
cintailah dengan segala yang kau punya
s’perti cinta yang dulu pernah ku rasa

Poem8 July, 2008 23:38:57

ku, aku bosan dengan kebimbangan
yang terciptakan saat kesunyian
ketika datang sesosok kehidupan
kehidupan yang telah terlupakan

aku bukan orang bodoh yang dulu
bukan pula seseorang yang dapat kau tipu
karena hatiku jauh melebihi milikmu
melebihi segala yang ada padamu

ku bisa membaca hatimu
sebelum engkau membaca hatiku
ku bisa mencium kehendak mu
jauh sebelum engkau lakukan itu

ku cukup jengah dan lelah
saat hatimu telah terbelah
ku tak akan pernah akan marah
karena semua telah tertumpah

tak nyaman diriku disini
dalam lingkaran permainan hati
tak sadarkah engkau selama ini
dirimu yang akan terisak sendiri

tinggalkan kisah ini disini
kisah yang tak pernah kusesali
kisah yang coba untuk kau nodai
kisah yang coba ku jaga sendiri

Poem2 July, 2008 03:31:05

sesak aku disudut ini
letih saat ku mencari
terhenyak aku dalam maki
saat kisah ini tak bertepi

kenapa ku harus terjaga dalam mimpi
tak bisakah ku bangun dari tidur ini
mengapa semua begitu indah di sini
walau ku sadar semua hanya ilusi

ku ingin kembali ke hidupku
hidupku yang kurasa dulu
walau sakit kan menantiku
walau perih mengintaiku

biarkanlah ku coba untuk jalani
semua yang kupilih dengan hati
biarkan ku coba mengerti
semuanya dengan otak ku sendiri

jangan buai aku dengan mimpi
jangan tidurkan aku kembali
karena ku sudah lelah mencari
cintamu dalam sejuta fantasi

aku ingin sebuah harapan
yang benar-benar mapan
bukan hanya sekedar bualan
yang selalu engkau ucapkan

tak sadarkah engkau saat ini
semua akan berangsur pergi
saat waktu menjelang pagi
saat mentari menjulang tinggi

Poem4 June, 2008 12:47:44

bukan aku yang membangun dinding itu
bukan pula aku yang menjadikan jurang itu
tapi kenyataan yang telah menghadirkan ragu
kenyataan yang membuat ku terdiam membisu

jika kau inginkan aku menutup mata ini
ku kan lakukan apa yang kau ingini
tapi ku tak kuasa merubah tempat ku berdiri
karena sempit telah mengurungku sendiri

bukan.. bukan cinta ini yang ku ragu
bukan pula tanyaku pada hatimu
kupercaya semua yang ada padamu
karena cinta ku juga memang untukmu

ku hanya bisa berkaca dalam tanya
menangis dalam setiap do’a
saat namamu kusebut untukNya
saat cintaku ku tanya padaNya

telah banyak ku melawan takdirNya
hingga ku tak lagi sanggup menatapNya
akankah Ia juga ragu akan kodratNya?
tidak!! bukan dia…

ntah berapa banyak fikirku mampu menampung
semua keraguan yang kian tak terbendung
saat ku berjalan dalam tebalnya tudung
membutakan mataku dalam setiap relung

Poem6 May, 2008 02:58:25

telah banyak pahatan cerita
yang menghiasi jeritan kata
ku telah lupakan semua
walaupun tak dapat ku terima

kenapa engkau angkuh
menghabiskan semua peluh
kenapa harus kau bunuh
saat ku mencoba merengkuh

kau anugrah yang telah tercipta
dari semua keraguan yang ada
aku mencintaimu dalam tanya
tanya yang kau tutupi nyata

dua titik dari dua ruang yang berbeda
tak dapat disatukan selamanya
dua hati dari dua waktu yang berbeda
masihkah akan dapat mencinta?

kenapa kejujuran begitu sulit
tanpa ada sesuatu yang berbelit
kenapa kenyataan begitu pahit
sampai ku tersiksa dalam sakit

aku, siapamu?
kamu, siapaku?
tak dapat terjawab tanya itu
tak dapat semua menerima itu

entah.. memang aku bukan siapa-siapa
atau aku tak pernah jadi apa-apa
sekarang aku dapat menerima
sebuah pengorbanan yang tersia
pengorbanan yang ku tutupi selamanya

Poem2 May, 2008 23:49:56

aku berlari dalam gerbong mimpi
tak pernah berhenti untuk mencari
setitik harap yang enggan menanti
seberkas sinar yang kian menjauh pergi

adakah cinta di hatimu?
adakah harapan yang bertumpu?
dalam garis ragu yang tak menentu
untukku melawan semua kodrat waktu

taukah, ku menangis saat menciummu
sadarkah, ku tersiksa dalam do’a ku
saat detik waktu menghampiriku
merenggut cintamu dari sisiku

kini semua terserah waktu
kemana ia kan membawaku
kemana ia kan melemparku
dalam alur perjalanan hidupku

ku sadar kini ku telah jatuh..
dalam cintamu yang terbunuh
ku yakin hatiku telah runtuh
dalam dekapmu yang kian jauh

aku.. hanya aku yang tersisa
di semua akhir cerita
ku tak tahu, kapan itu kan terkata
sampai kau sadar itu semua tak nyata

kenapa kau bukan milikku
apakah itu salah ku
atau mungkin itu salah mu
yang pasti itu bukan salah waktu

waktu yang membuat ku bertemu dengan mu
waktu pula yang harus memisahkan cintamu
ku telah siap dengan semua itu
ku telah siap menerima walau ku pun ragu

Poem27 April, 2008 04:41:50

pengecut..
sebuah kata yang pantas terpaut
sebuah kata yang selalu terpecut
dari cintaku yang telah tercabut

engkau, engkau yang membuatku sakit
dalam semua keraguan yang membukit
keraguan yang tak seharusnya terungkit
keraguan dari hatiku yang meradang sakit

aku, aku ini bukan aku yang itu
kamu bukan pula kamu yang itu
semua kenangan telah berlalu
semua berubah termakan oleh waktu

seharusnya kenangan ini menjadi cerita lalu
tak seharusnya semua terungkap dalam semu
semu yang tak pernah dapat menentu
semu yang seharusnya bukan untukku

tak mudah menghapusmu dalam ingat ku
layaknya meniup segaris debu
kamu yang kini telah menjadi ceritaku
kamu yang kini telah menjadi jiwaku

kenapa semua harus terjadi?
dalam waktu sesingkat ini
kenapa semua harus mati?
dalam awal perjalanan hati

kini aku telah menyerah..
bukan karena aku kalah
tapi ku menyerah hanya untuk mengalah
mengalah pada kodrat yang tak dapat terlangkah

ku harap engkau dapat mengerti
semua harapan tak mungkin terpatri
menghiasi dalam goresan cinta ini
menghiasi dalam angan yang tak kunjung bertepi

aku menginginkan mu
tapi bukan untuk sepenggal waktu
aku mengharapkan mu
tapi itu semua telah berlalu..

Poem16 April, 2008 04:05:28

dirimu bagai malaikat dan juga hantu
yang dapat menghentikan desah nafasku
saatku melihatmu tersenyum penuh ragu
senyuman yang telah lama ku tunggu

hai cinta yang tak sempat terkata
wahai kenangan yang selalu terjaga
dapatkah kau lihat goresan dalam mata
yang menuliskan sejuta kata cinta

aku menginginkanmu seperti dulu
yang mencoba untuk mendekatimu
meraih cintamu dengan senyumku
menjamah indahmu dengan tatapku

cintaku dalam hati tak akan mati
walau kau tak bersamaku nanti
Kagumku tak kan pernah dapat bertepi
walau ajal menjemput nyawa ini

Izinkan aku untuk dapat mencintaimu
karena ku memang menginginkan itu
kumohon jangan berikan cintamu padaku
karena ku hanya akan membasahi pipimu

oh tuhan, apakah ini anugrah yang kau beri
atau kutukan yang membuat ku mati
mati dalam kesombongan ku sendiri
mati dalam lamunan cerita lama ini

terima kasih cinta,
hadirmu menghilangkan dahaga
yang mengganjal tanyaku dalam dada
akan perasaan yang kusimpan lama

Poem26 January, 2008 09:35:48

sebuah penantian yang tersia
penantian dari semua urat do’a
kini, hilang musnah tak tersisa
yang ada hanya aku di ujung sana

sendiri ku mengukir bongkah waktu
yang kini menyisakan rintihan debu
entah kemana semua detik yang berlalu
tak dapat ku gapai dalam kepalku

ini titik, bukan lagi koma
ini akhir dari semua cerita
yang tertutup dalam terpal sutra
menunggu usang untuk memakannya

aku tak pernah malu akan sifatku
aku tak pernah ragu akan liarku
karna ku telah menyentuh dirimu
meraba halus ke dalam cintamu

biarkan aku menjadi pencundang
yang tak pantas untuk kau pandang
karna ku menjadikanmu setitik bintang
yang kan mengiringiku dengan terang

maafkan aku cinta,
aku telah menghamburkan semuanya
goresan musim yang telah tercipta
hingga ku terjungkal di akhir cerita

kenapa ku tak pernah sadari
semua tak pernah ada yang abadi
semua akan selalu beranjak pergi
karna semua enggan menunggu sepi

Poem2 September, 2007 23:58:19

malam dengan bintang tak berawan
sekali lagi lamunanku bergumam
menyisakan seberkas kerinduan
saat ku coba untuk terpejam

engkau datang setiap ku terkejap
dengan setangkai senyum dalam senyap
dengan sepotong tatapan dalam gelap
yang kusadari kini semua telah lenyap

semua tak pernah akan abadi
walau ku coba memahat mu dalam hati
engkau kan kembali mencair pergi
meninggalkanku sekali lagi

cinta, sekali lagi kuinginmu
sekali lagi ku kan memelukmu
walau tertutup tebalnya debu
yang memisah tembok cintamu

tak ada lagi sisa penyesalan
saat kau datang dengan senyuman
yang kau beri disaat ku terdiam
terdiam dalam heningnya malam

kan ku beri yang terbaik dariku
walau tak pernah akan ada yang tahu
isi goresan hatiku yang memujamu
mengagumimu dalam setiap nafasku

bintang sampaikan salamku padanya
kan ku titip senyuman yang tertunda
untuknya yang telah jauh di sana
dia, yang telah melupakanku selamanya