engkau seperti permata
yang terhempas ke dermaga
dermaga pengharapan cinta
dermaga cintaku yang hampa
semenjak dirimu memasuki hidupku,
ku dapat mencium wanginya bunga tanpa ku harus melihatnya
ku mampu mengecap manisnya gula tanpa ku harus memakannya
ku dapat bermimpi indah tanpa ku harus memejamkan mata
ku mampu merasakan lembut bibirmu tanpa ku harus menyentuhnya
walau kisah ini tanpa raga
namun kisah ini sanggup bicara
berbicara dalam bahasa cinta
berbicara melalui jiwa
yang dapat mencumbuimu melalui kata
yang bisa menstubuhimu lewat irama
wahai sayangku,
duhai cintaku,
maafkan semua kesalahanku,
maafkan semua kebodohanku
kebodohan yang timbul dari bawah sadarku
ketika hati ini merasakan cemburu
ketika cinta ini merasakan pilu
sadarkah dirimu
sering kau kesalkan hatiku
saat kau mengaggungkan dirinya
saat kau masih menyebut namanya
saat ku tahu kau masih mencintainya
karena itu membuatku merasa hina
karena itu membuatku merasa hampa
wahai mawar cintaku
kembalilah tersenyum untukku
kembalilah tertawa padaku
kembalilah merekah di hadapanku
agar wangimu dapat terbang ke hatiku
mungkin 1001 puisi takkan mampu
takkan mampu menghapus sakit hatimu
takkan mampu melupakan perkataanku
tapi ku kan tetap menulisnya untukmu
hingga dirimu dapat menerimaku
menerimaku kembali menjadi kekasihmu

