Tetesan lembut mutiara
Jatuh dari luasnya angkasa
Membasahi jiwa yang dahaga
Mengobati hati yang terluka
harum wangi tanah yang terbasah
menghilangkan semua resah
membuat ku dapat bergairah
tuk memerankan semua kisah
tuk menjalankan cinta yang tertumpah
sampai saatnya nanti kan merekah
tapi bila kau tak ada henti
bila kau tak lagi tertandingi
sanggupkah ku ntuk berjanji
untuk menampung seorang diri
menjaga di sempitnya ruang hati
wahai zat yang tak terbantah
mungkinkah diriku kan melemah
dalam dekapan cinta yang megah
dalam pelukan hati yang memerah
mulutku tak dapat lagi mencari
mataku tak sanggup lagi bernyanyi
semua tampak seperti halusinasi
yang tak dapat lagi kuselami
dahsyatnya hasrat tuk memiliki
mengingini cinta mu yang suci
yang tak mungkin lagi terbagi
delapan hari dalam seminggu
ku akan selalu siap menunggu
untuk selalu dapat dilihatmu
untuk menjadi seseorang bagimu
seseorang yang berjalan bersamamu
mengarungi derasnya hujan waktu
ingin ku dapat menciummu
agar kau tahu betapa ku rindu
betapa dalam inginku
menjadi sebuah bagian darimu
ingin ku dapat memelukmu
agar kau tahu betapa ku perlu
berada selalu di dekat mu
tak pernah melepas darimu
karena hanya dengan semua itu
kau mampu tuk melihatku
kau mampu tuk memandangku
diriku yang menginginkanmu
selamanya tanpa ada ragu

