tak tersadar akan sebuah duka
tak teringat akan sejuta kecewa
ku coba untuk membuatmu ketawa
walau tetap saja itu tak bisa
di dalam raut wajah cantik itu
tersimpan kecewaan yang menunggu
kekecewaan yang selalu ada disitu
kekecewaan akan sebuah rasa rindu
bodohkah semua laki-laki di muka bumi ini
tololkah mereka yang menjadikanmu seperti ini
membuat hati yang rapuh tergores kembali
membuat cinta yang terang terbutakan lagi
aku juga seorang laki-laki
tapi ku dapat mengerti sakit ini
sama seperti yang kau rasa di hati
sama seperti yang kau rasa saat ini
inginku membuatmu tersenyum kembali
sayang…., bukan aku yang ingin kau nanti
inginku membuatmu tertawa lagi
sayang…., saat ini bukan aku yang ada di hati
ku hanya seorang pemulung cinta
yang hanya bisa mengais jutaan bait kata
dari sisa-sisa perjalanan cintanya
dari sisa-sisa serpihan rindunya
yang jarang sekali ku rasakannya
membuat semua menjadi lebih terang
sebelum malam kan kembali datang
sebelum cinta kan kembali terlarang
sebelum senyum manismu hilang
ku akan menjadi pangeran mimpi
yang menggelitikmu dengan puisi
yang menyayangmu sepenuh hati
akan kulakukan semua itu dengan pasti
hingga tiada kata kecewa lagi
hingga senyum tak akan terbang lagi

