Poem2 April, 2007 07:02:32

ku tak bisa lagi memilih
tak dapat lagi dipilih
karena ku telah tertindih
oleh janji yang ku pilih

ku pernah berbuat salah padanya
hingga membuatnya sangat menderita
ku tak ingin dia kembali tersiksa
ku hanya ingin membuatnya bahagia

kesalahan ku padanya tak termaafkan
sampai kapan pun tak tergantikan
sekarang ku hanya dapat menjanjikan
sebuah cinta hingga akhir zaman

maaf kan aku yang tak dapat memilihmu
ku tak mau mengotori indah hatimu
dengan janji ku yang penuh dengan ragu
dengan hatiku yang tak pantas untukmu

jika dapat ku ubah waktuku
ku ingin menjadi kekasihmu
memberikan apa yang kau mau
mewujudkan semua keinginanmu
karena engkau belahan jiwaku

Poem 06:03:23

dia…
tak pernah puas melakukannya
tak pernah bisa menghentikannya
tak pernah merasa berbuat nista
hingga engkau kembali berduka

dia….
bagaikan sesosok iblis
sering membuat mu menangis
bersedih tiada pernah habis
melukai hatimu yang tipis
membuat perasaanmu teriris

dalam sosok yang di selimuti sombong
terdapat manusia yang berhati kosong
melukai indah hatimu, bagai melolong
melumatkan cintamu dengan perkataan bohong

harusnya semua dapat mengutuknya
menghentikan sifat burukannya
agar dunia dapat tertawa bersama
agar dirimu dapat merasa gembira

dia….
tak pernah pantas bersamamu
tak pernah dapat mengertimu
tak pernah mungkin mencintamu
jika dia masih terus menyakitimu

Poem 05:08:55

lembar hitam kembali terasa
saat kau tak lagi berkata
dalam hati gundah merasa
membekukan jiwa yang mesra

mengapa semua terasa kabur
saat dirimu tak lagi terhibur
saat mata meneteskan bilur
saat jiwa serasa terkubur

sayang, ku coba untuk ungkapkan
semua perasaan yang tertahan
dalam jiwa yang tak boleh berjalan
dalam raga yang tak dapat melawan
semua keinginan yang tak tertuliskan

ku hanya bisa mengenangmu dalam rindu
menjaga semua dalam kalbu
tak berani ku ungkapkan padamu
tak kuasa ku katakan semua itu

apakah ku yang terbaik untukmu
ataukah ku justru tak dapat mengertimu
apakah kau dapat menerima aku
ataukah kau justru tak mengingini aku

salah kah aku bila berkata jujur padamu
dosakah aku bila ingin mencintaimu
mungkinkah nanti kan tiba suatu waktu
waktu disaat ku leluasa mencintamu

Poem 04:10:02

tak ada kata lagi
tak ada gembira lagi
tak ada nyawa lagi
yang ada hanya sunyi

berjalan dalam sendiriku
terkubur dalam jutaan bisu
berangan untuk suaramu
bermimpi dapat mendengarmu

sampai kapan ini terjadi
berapa lama ku mampu menanti
kehampaan yang melekat dalam sendi
kehampaan yang tak terobati

adakah kau juga sadari
apakah kau akan mengerti
ku tak mampu hidup lama lagi
ku tak dapat bernapas sendiri

keheningan menyambut setiap malam
kesunyian yang terasa mendalam
tanpa ada suara mu yang tertanam
dalam telinga ku yang mengelam

kumohon cepat lah waktu berlalu
hingga ku dapat mendengar mu
bernyanyi melantunkan lagu
dalam indah irama suara mu
dalam manja gelak tawamu