Poem6 April, 2007 06:52:21

inikah arti sebuah penantian
berfikir tanpa ada alasan
menunggu tanpa ada kepastian
hanya bergerumul dengan dugaan

mengapa kita tidak dapat mengintip
jalan hidup ku yang cukup sempit
jalan hidup yang terlalu rumit
hingga membuatku berteriak menjerit

salahkah bila ku berkelahi dengan waktu
tangguhkah aku melawan sgala inginku
pantaskah aku bertanya padamu
mampukah aku menerima takdirku

tuhan..
benarkah keajaiban itu ada
benarkah harapan itu masih terbuka
walau semua kurasa percuma
walau semua kurasa sia-sia
ku hanya inginkan sekali ini saja
keajaiban untuk ku dapat dicintanya

Poem 04:54:12

menutup mata ini
menahan hidung ini
saat ku mulai berani
saat ku mulai lewati
batasan yang ku pahami

bersembunyi dari diri sendiri
membuatku tak bisa mengerti
akan isi dari pengalaman ini
akankah berakhir dengan sendiri
ataukah berujung penyesalan hati

memaksa untuk dapat menggali
semua yang ada di dalam hati
semua yang tak tampakan diri
semua yang kau sembunyikan sendiri

terberat saat ku untuk tersadar
terkerat hatiku untuk bersandar
pada dirimu yang kelakkan memudar
menjalankan kasih yang tak terhindar

selamanya kan ku tunggu cinta
walau itu tak pernah ada
walau itu hanya percuma
walau itu menjadikan ku gila
tapi ku berusaha untuk tetap setia
hingga maut memisahkan jiwa dan raga

Poem 03:54:17

dingin terasa di malam hari
membuatku merasa iri
padanya yang mampu menyelami
kehangatanmu yang abadi

beku terasa dari ujung kaki
merambat hingga ke otak kiri
menjadikan ku lumpuh sendiri
membuatku berjalan tak pasti

ku ingin merasa kehangatan
dari tubuhmu yang dapat memancarkan
nafas cinta yang indah menawan
membuat ku sanggup untuk bertahan
dalam dingin yang kian mencekam

disini ku hanya dapat memberi
kebekuan hati yang tak terperi
membuatmu bertanya tak pasti
akan semua yang akan terjadi

terkotori surgamu dengan lumpurku
yang terbawa dari dalam kalbu
yang terhisap dari semua anganku
untuk dapat memilikimu wahai cintaku

Poem 02:55:25

hangat nya mentari menyapaku
membuatku selalu mengingatmu
membuka semua foto-fotomu
merasakan dirimu walau belum bertemu

engkau begitu ayu
bagai bunga yang tak pernah layu
memberikan senyuman yang sendu
mencairkan hati-hati yang membeku

wahai mentari biru
berikan aku kekuatan mu
berikan aku semua kehangatanmu
sampai nanti kita akan bertemu
walau kusadar engkau bukan untuk ku

setiap waktu ku selalu melihatmu
walau dalam lembar kertas berdebu
walau engkau hanya membisu
walau dirimu tetap membatu

kekasihku,
ku ingin kau ada disini
menemani ku bermimpi
menemani ku bernyanyi
menemani ku yang sendiri