diam, hanya diam mulut ini
tak mampu melawan keinginan lagi
hanya mampu bertanya sendiri
hanya mampu mengikhlaskan hati
ku harus menerima semua ini
cinta yang telah terlumur di hati
tertumpah dari perasaan yang suci
harus terbakar oleh panasnya api
hingga tiada tersisa lagi
ku bukan siapa-siapa lagi
ku tak seperti yang dulu lagi
semudah itukah cinta harus terhenti
semudah itukah kasih harus mati
karena ku sudah tak diingini
tak pernah sekalipun ku sesali
semua cinta yang telah ku beri
walau kini ku harus merasakan sepi
walau kini ku harus menelannya sendiri
walau kini ku harus menangis dalam mimpi
mimpi yang telah membuatku mencintai
mimpi yang tak seindah dulu lagi
sedihku telah terhempas
tangisku telah terlepas
hatiku telah terampas
cintaku telah terpangkas
menjadi keping-keping yang tergilas
tak ada cahaya lagi di malam hari
yang ada hanya kegetiran dalam hati
ku tak ingin mengganggu dirimu lagi
biarlah ku pergi untuk menyendiri
biarlah ku menjauh untuk menyesali
biarlah ku terbuang untuk mati
biarlah ku melupakan semua yang kulalui
biarlah ku melupakan engkau, putri
semoga kau dapat tersenyum selalu
semoga kau tak lagi rasakan pilu
tanpa ada aku menemanimu
tanpa ada aku mengganggumu
terima kasih sayangku
terima kasih cintaku
engkau selalu tetap dihatiku
walau aku telah terusir dari dirimu
kini ku harus melangkah pergi
agar dirimu tak terusik lagi
agar dirinya dapat mencinta lagi
selamat tinggal cinta yang murni
selamat jalan kasih yang suci

