warna kebiruan tergambar di angkasa
saat fajar telah kembali menyapa
di sini aku masih terdiam tak bicara
tak tahu apa yang bergerumul di kepala
hingga sekali lagi aku kembali terjaga
wahai pagi yang enggan menanti
tak sadarkah engkau apa yang ada di hati
tak pedulikah engkau pada diri ini
engkau datang di saat yang tak kuingini
engkau datang di saat dia telah jauh pergi
ku tujukan semua puisi ini
kepada engkau si penjaga hati
yang lelah dan bosan mengawasi
hatiku yang kini lepas tak terkendali
mengejar cintanya yang tak ku miliki
mengejar cintanya yang telah lama mati
biarlah kulihat lagi rembulan
karna hanya dia yang mau berteman
mendengarkan semua keinginan
yang telah lama ku pendam
biarlah ku nikmati semua bintang
yang selalu dapat berterus terang
menceritakan semua dengan gamblang
tentang dirinya yang telah hilang
dirinya yang tak mungkin lagi ku sayang
melalui malam akan ku sampaikan
semua do’a dan pengharapan
agar engkau dapat selalu bertahan
bersamanya yang tak lagi terpisahkan
bersamanya yang kini telah tersatukan


Fun, penjaga hatinya ga lelah & bosan ko trus bukan cuma rembulan doank yg mau menemani dirimu tapi aku juga bersedia mendengarkan keinginanmu yg terpendam itu ! Coba tanya sekali lagi sm bintangnya siapa tau ada lg yg di sembunyiin, orang yg jujur & terus terang itu cuma aku doank ko heheheh…… Tp btw, penjaga hatinya siapa yah ? Ko ga ada namanya sich, boleh kenalan ga ?
Comment by Cantieq — 13 June, 2007 @ 13:54:25
Masa sih.. mau nemenin aku…?????
udah di tanya ama bintangnya…. trud dia bilang iya…
Penjaga hatinya lagi makan siang… nanti kalau udah.. balik.. aku kenalin
Comment by Funny Farady Coastera — 14 June, 2007 @ 07:26:22