jauh sudah jarak tak terukur
lama sudah waktu tak terumur
perlahan hatiku telah terjemur
kering dan tak lagi subur

kepada pencipta jagad raya
kumohon bawa aku padanya
kan kutulis lagi lembaran cinta
lembaran yang kini berhenti terkata

kepada penyair mimpi
bacakan aku sekali lagi
akan sair kegalauan hati
agar ia dapat selalu mengerti
bahwa aku menginginkannya di sini

kepada pujangga sastra
sudikah engkau sampaikan padanya
apa yang ada di dalam dada
yang tertulis dalam bingkai duka
bingkai kerinduan akan dirinya

ku ingin sebuah dekapan
hingga ku dapat melupakan
perasaan yang tertumpuk dalam angan
perasaan yang tak dapat terucapkan