melihat tinggi ke angkasa
seakan menembus pintu surga
dari angan yang belum juga terjaga
terlelap akan buaian jutaan cinta

aku belum ada di sana
aku masih di dunia
dunia yang bertumpuk duka
dunia yang penuh derita

mengapa semua harus memilih
mengapa semua harus teralih
dari semua yang terkasih
dari semua yang terperih

aku ingin hidup di surga
di mana tak ada pilihan di dalamnya
di mana tak ada jiwa yang terluka
di mana ku bisa dapatkan semua

aku orang yang serakah
bagai tumpukan sampah
terkutuk oleh serapah
yang selalu mengingkari sumpah

aku hanya bisa bermimpi
walau ku tahu semua tak terjadi
aku hanya bisa memaki
walau ku tahu semua tak termiliki