Poem27 April, 2008 04:41:50

pengecut..
sebuah kata yang pantas terpaut
sebuah kata yang selalu terpecut
dari cintaku yang telah tercabut

engkau, engkau yang membuatku sakit
dalam semua keraguan yang membukit
keraguan yang tak seharusnya terungkit
keraguan dari hatiku yang meradang sakit

aku, aku ini bukan aku yang itu
kamu bukan pula kamu yang itu
semua kenangan telah berlalu
semua berubah termakan oleh waktu

seharusnya kenangan ini menjadi cerita lalu
tak seharusnya semua terungkap dalam semu
semu yang tak pernah dapat menentu
semu yang seharusnya bukan untukku

tak mudah menghapusmu dalam ingat ku
layaknya meniup segaris debu
kamu yang kini telah menjadi ceritaku
kamu yang kini telah menjadi jiwaku

kenapa semua harus terjadi?
dalam waktu sesingkat ini
kenapa semua harus mati?
dalam awal perjalanan hati

kini aku telah menyerah..
bukan karena aku kalah
tapi ku menyerah hanya untuk mengalah
mengalah pada kodrat yang tak dapat terlangkah

ku harap engkau dapat mengerti
semua harapan tak mungkin terpatri
menghiasi dalam goresan cinta ini
menghiasi dalam angan yang tak kunjung bertepi

aku menginginkan mu
tapi bukan untuk sepenggal waktu
aku mengharapkan mu
tapi itu semua telah berlalu..

Poem16 April, 2008 04:05:28

dirimu bagai malaikat dan juga hantu
yang dapat menghentikan desah nafasku
saatku melihatmu tersenyum penuh ragu
senyuman yang telah lama ku tunggu

hai cinta yang tak sempat terkata
wahai kenangan yang selalu terjaga
dapatkah kau lihat goresan dalam mata
yang menuliskan sejuta kata cinta

aku menginginkanmu seperti dulu
yang mencoba untuk mendekatimu
meraih cintamu dengan senyumku
menjamah indahmu dengan tatapku

cintaku dalam hati tak akan mati
walau kau tak bersamaku nanti
Kagumku tak kan pernah dapat bertepi
walau ajal menjemput nyawa ini

Izinkan aku untuk dapat mencintaimu
karena ku memang menginginkan itu
kumohon jangan berikan cintamu padaku
karena ku hanya akan membasahi pipimu

oh tuhan, apakah ini anugrah yang kau beri
atau kutukan yang membuat ku mati
mati dalam kesombongan ku sendiri
mati dalam lamunan cerita lama ini

terima kasih cinta,
hadirmu menghilangkan dahaga
yang mengganjal tanyaku dalam dada
akan perasaan yang kusimpan lama