aku berlari dalam gerbong mimpi
tak pernah berhenti untuk mencari
setitik harap yang enggan menanti
seberkas sinar yang kian menjauh pergi
adakah cinta di hatimu?
adakah harapan yang bertumpu?
dalam garis ragu yang tak menentu
untukku melawan semua kodrat waktu
taukah, ku menangis saat menciummu
sadarkah, ku tersiksa dalam do’a ku
saat detik waktu menghampiriku
merenggut cintamu dari sisiku
kini semua terserah waktu
kemana ia kan membawaku
kemana ia kan melemparku
dalam alur perjalanan hidupku
ku sadar kini ku telah jatuh..
dalam cintamu yang terbunuh
ku yakin hatiku telah runtuh
dalam dekapmu yang kian jauh
aku.. hanya aku yang tersisa
di semua akhir cerita
ku tak tahu, kapan itu kan terkata
sampai kau sadar itu semua tak nyata
kenapa kau bukan milikku
apakah itu salah ku
atau mungkin itu salah mu
yang pasti itu bukan salah waktu
waktu yang membuat ku bertemu dengan mu
waktu pula yang harus memisahkan cintamu
ku telah siap dengan semua itu
ku telah siap menerima walau ku pun ragu

