telah banyak pahatan cerita
yang menghiasi jeritan kata
ku telah lupakan semua
walaupun tak dapat ku terima

kenapa engkau angkuh
menghabiskan semua peluh
kenapa harus kau bunuh
saat ku mencoba merengkuh

kau anugrah yang telah tercipta
dari semua keraguan yang ada
aku mencintaimu dalam tanya
tanya yang kau tutupi nyata

dua titik dari dua ruang yang berbeda
tak dapat disatukan selamanya
dua hati dari dua waktu yang berbeda
masihkah akan dapat mencinta?

kenapa kejujuran begitu sulit
tanpa ada sesuatu yang berbelit
kenapa kenyataan begitu pahit
sampai ku tersiksa dalam sakit

aku, siapamu?
kamu, siapaku?
tak dapat terjawab tanya itu
tak dapat semua menerima itu

entah.. memang aku bukan siapa-siapa
atau aku tak pernah jadi apa-apa
sekarang aku dapat menerima
sebuah pengorbanan yang tersia
pengorbanan yang ku tutupi selamanya