<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Funny Farady Coastera</title>
	<link>http://ffaradyc.blogsome.com</link>
	<description>My Story..</description>
	<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 11:10:36 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Dari hati yang tersenyum</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/13/dari-hati-yang-tersenyum/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/13/dari-hati-yang-tersenyum/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 09:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/13/dari-hati-yang-tersenyum/</guid>
		<description><![CDATA[	bahagia, itu yang ingin kulihatyang memang tak pernah kau dapatsaat cintaku masih tertambatsaat inginku masih menghambat
	kini ku dapat mengikhlaskan itu semuakini ku telah dapat mengerti segalanyacintamu hanya untuknyasegalanya kepada dirinya
	wahai kenangan yang tertinggaljangan pernah lagi engkau penggalwalau ku tahu itu hanya akan mengganjaldalam setiap mimpi dan khayal
	tak perlu aku mengatakan semualebih baik semua tak terbacadari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>bahagia, itu yang ingin kulihat<br />yang memang tak pernah kau dapat<br />saat cintaku masih tertambat<br />saat inginku masih menghambat</p>
	<p>kini ku dapat mengikhlaskan itu semua<br />kini ku telah dapat mengerti segalanya<br />cintamu hanya untuknya<br />segalanya kepada dirinya</p>
	<p>wahai kenangan yang tertinggal<br />jangan pernah lagi engkau penggal<br />walau ku tahu itu hanya akan mengganjal<br />dalam setiap mimpi dan khayal</p>
	<p>tak perlu aku mengatakan semua<br />lebih baik semua tak terbaca<br />dari hatiku yang ikhlas menerima<br />dari hatiku yang tersenyum melakukannya</p>
	<p>wahai cinta dari dua masa<br />jangan pernah engkau sakiti dia<br />karna itu akan menyakiti ku juga<br />cintailah dengan segala yang kau punya<br />s&#8217;perti cinta yang dulu pernah ku rasa
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/13/dari-hati-yang-tersenyum/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ku Baca Hatimu</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/08/ku-baca-hatimu/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/08/ku-baca-hatimu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 16:38:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/08/ku-baca-hatimu/</guid>
		<description><![CDATA[	ku, aku bosan dengan kebimbanganyang terciptakan saat kesunyianketika datang sesosok kehidupankehidupan yang telah terlupakan
	aku bukan orang bodoh yang dulubukan pula seseorang yang dapat kau tipukarena hatiku jauh melebihi milikmumelebihi segala yang ada padamu
	ku bisa membaca hatimusebelum engkau membaca hatikuku bisa mencium kehendak mujauh sebelum engkau lakukan itu
	ku cukup jengah dan lelahsaat hatimu telah terbelahku tak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>ku, aku bosan dengan kebimbangan<br />yang terciptakan saat kesunyian<br />ketika datang sesosok kehidupan<br />kehidupan yang telah terlupakan</p>
	<p>aku bukan orang bodoh yang dulu<br />bukan pula seseorang yang dapat kau tipu<br />karena hatiku jauh melebihi milikmu<br />melebihi segala yang ada padamu</p>
	<p>ku bisa membaca hatimu<br />sebelum engkau membaca hatiku<br />ku bisa mencium kehendak mu<br />jauh sebelum engkau lakukan itu</p>
	<p>ku cukup jengah dan lelah<br />saat hatimu telah terbelah<br />ku tak akan pernah akan marah<br />karena semua telah tertumpah</p>
	<p>tak nyaman diriku disini<br />dalam lingkaran permainan hati<br />tak sadarkah engkau selama ini<br />dirimu yang akan terisak sendiri</p>
	<p>tinggalkan kisah ini disini<br />kisah yang tak pernah kusesali<br />kisah yang coba untuk kau nodai<br />kisah yang coba ku jaga sendiri</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/08/ku-baca-hatimu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Terjaga dalam mimpi</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/02/terjaga-dalam-mimpi/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/02/terjaga-dalam-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 20:31:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/02/terjaga-dalam-mimpi/</guid>
		<description><![CDATA[	sesak aku disudut iniletih saat ku mencariterhenyak aku dalam makisaat kisah ini tak bertepi
	kenapa ku harus terjaga dalam mimpitak bisakah ku bangun dari tidur inimengapa semua begitu indah di siniwalau ku sadar semua hanya ilusi
	ku ingin kembali ke hidupkuhidupku yang kurasa duluwalau sakit kan menantikuwalau perih mengintaiku
	biarkanlah ku coba untuk jalanisemua yang kupilih dengan hatibiarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>sesak aku disudut ini<br />letih saat ku mencari<br />terhenyak aku dalam maki<br />saat kisah ini tak bertepi</p>
	<p>kenapa ku harus terjaga dalam mimpi<br />tak bisakah ku bangun dari tidur ini<br />mengapa semua begitu indah di sini<br />walau ku sadar semua hanya ilusi</p>
	<p>ku ingin kembali ke hidupku<br />hidupku yang kurasa dulu<br />walau sakit kan menantiku<br />walau perih mengintaiku</p>
	<p>biarkanlah ku coba untuk jalani<br />semua yang kupilih dengan hati<br />biarkan ku coba mengerti<br />semuanya dengan otak ku sendiri</p>
	<p>jangan buai aku dengan mimpi<br />jangan tidurkan aku kembali<br />karena ku sudah lelah mencari<br />cintamu dalam sejuta fantasi</p>
	<p>aku ingin sebuah harapan<br />yang benar-benar mapan<br />bukan hanya sekedar bualan<br />yang selalu engkau ucapkan</p>
	<p>tak sadarkah engkau saat ini<br />semua akan berangsur pergi<br />saat waktu menjelang pagi<br />saat mentari menjulang tinggi
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/07/02/terjaga-dalam-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Berkaca dalam tanya</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/06/04/berkaca-dalam-tanya/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/06/04/berkaca-dalam-tanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 05:47:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/06/04/berkaca-dalam-tanya/</guid>
		<description><![CDATA[	bukan aku yang membangun dinding itubukan pula aku yang menjadikan jurang itutapi kenyataan yang telah menghadirkan ragukenyataan yang membuat ku terdiam membisu
	jika kau inginkan aku menutup mata iniku kan lakukan apa yang kau inginitapi ku tak kuasa merubah tempat ku berdirikarena sempit telah mengurungku sendiri
	bukan.. bukan cinta ini yang ku ragubukan pula tanyaku pada hatimukupercaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>bukan aku yang membangun dinding itu<br />bukan pula aku yang menjadikan jurang itu<br />tapi kenyataan yang telah menghadirkan ragu<br />kenyataan yang membuat ku terdiam membisu</p>
	<p>jika kau inginkan aku menutup mata ini<br />ku kan lakukan apa yang kau ingini<br />tapi ku tak kuasa merubah tempat ku berdiri<br />karena sempit telah mengurungku sendiri</p>
	<p>bukan.. bukan cinta ini yang ku ragu<br />bukan pula tanyaku pada hatimu<br />kupercaya semua yang ada padamu<br />karena cinta ku juga memang untukmu</p>
	<p>ku hanya bisa berkaca dalam tanya<br />menangis dalam setiap do&#8217;a<br />saat namamu kusebut untukNya<br />saat cintaku ku tanya padaNya</p>
	<p>telah banyak ku melawan takdirNya<br />hingga ku tak lagi sanggup menatapNya<br />akankah Ia juga ragu akan kodratNya?<br />tidak!! bukan dia&#8230;</p>
	<p>ntah berapa banyak fikirku mampu menampung<br />semua keraguan yang kian tak terbendung<br />saat ku berjalan dalam tebalnya tudung<br />membutakan mataku dalam setiap relung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/06/04/berkaca-dalam-tanya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Dua titik</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/06/dua-titik/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/06/dua-titik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 19:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/06/dua-titik/</guid>
		<description><![CDATA[	telah banyak pahatan ceritayang menghiasi jeritan kataku telah lupakan semuawalaupun tak dapat ku terima
	kenapa engkau angkuhmenghabiskan semua peluhkenapa harus kau bunuhsaat ku mencoba merengkuh
	kau anugrah yang telah terciptadari semua keraguan yang adaaku mencintaimu dalam tanyatanya yang kau tutupi nyata
	dua titik dari dua ruang yang berbedatak dapat disatukan selamanyadua hati dari dua waktu yang berbedamasihkah akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>telah banyak pahatan cerita<br />yang menghiasi jeritan kata<br />ku telah lupakan semua<br />walaupun tak dapat ku terima</p>
	<p>kenapa engkau angkuh<br />menghabiskan semua peluh<br />kenapa harus kau bunuh<br />saat ku mencoba merengkuh</p>
	<p>kau anugrah yang telah tercipta<br />dari semua keraguan yang ada<br />aku mencintaimu dalam tanya<br />tanya yang kau tutupi nyata</p>
	<p>dua titik dari dua ruang yang berbeda<br />tak dapat disatukan selamanya<br />dua hati dari dua waktu yang berbeda<br />masihkah akan dapat mencinta?</p>
	<p>kenapa kejujuran begitu sulit<br />tanpa ada sesuatu yang berbelit<br />kenapa kenyataan begitu pahit<br />sampai ku tersiksa dalam sakit</p>
	<p>aku, siapamu?<br />kamu, siapaku?<br />tak dapat terjawab tanya itu<br />tak dapat semua menerima itu</p>
	<p>entah.. memang aku bukan siapa-siapa<br />atau aku tak pernah jadi apa-apa<br />sekarang aku dapat menerima<br />sebuah pengorbanan yang tersia<br />pengorbanan yang ku tutupi selamanya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/06/dua-titik/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Terserah waktu</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/02/terserah-waktu/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/02/terserah-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 16:49:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/02/terserah-waktu/</guid>
		<description><![CDATA[	aku berlari dalam gerbong mimpitak pernah berhenti untuk mencarisetitik harap yang enggan menantiseberkas sinar yang kian menjauh pergi
	adakah cinta di hatimu?adakah harapan yang bertumpu?dalam garis ragu yang tak menentuuntukku melawan semua kodrat waktu
	taukah, ku menangis saat menciummusadarkah, ku tersiksa dalam do&#8217;a kusaat detik waktu menghampirikumerenggut cintamu dari sisiku
	kini semua terserah waktukemana ia kan membawakukemana ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>aku berlari dalam gerbong mimpi<br />tak pernah berhenti untuk mencari<br />setitik harap yang enggan menanti<br />seberkas sinar yang kian menjauh pergi</p>
	<p>adakah cinta di hatimu?<br />adakah harapan yang bertumpu?<br />dalam garis ragu yang tak menentu<br />untukku melawan semua kodrat waktu</p>
	<p>taukah, ku menangis saat menciummu<br />sadarkah, ku tersiksa dalam do&#8217;a ku<br />saat detik waktu menghampiriku<br />merenggut cintamu dari sisiku</p>
	<p>kini semua terserah waktu<br />kemana ia kan membawaku<br />kemana ia kan melemparku<br />dalam alur perjalanan hidupku</p>
	<p>ku sadar kini ku telah jatuh..<br />dalam cintamu yang terbunuh<br />ku yakin hatiku telah runtuh<br />dalam dekapmu yang kian jauh</p>
	<p>aku.. hanya aku yang tersisa<br />di semua akhir cerita<br />ku tak tahu, kapan itu kan terkata<br />sampai kau sadar itu semua tak nyata</p>
	<p>kenapa kau bukan milikku<br />apakah itu salah ku<br />atau mungkin itu salah mu<br />yang pasti itu bukan salah waktu</p>
	<p>waktu yang membuat ku bertemu dengan mu<br />waktu pula yang harus memisahkan cintamu<br />ku telah siap dengan semua itu<br />ku telah siap menerima walau ku pun ragu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/05/02/terserah-waktu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Aku ini bukan aku yang itu</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/27/aku-ini-bukan-aku-yang-itu/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/27/aku-ini-bukan-aku-yang-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 21:41:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/27/aku-ini-bukan-aku-yang-itu/</guid>
		<description><![CDATA[	pengecut.. sebuah kata yang pantas terpautsebuah kata yang selalu terpecutdari cintaku yang telah tercabut
	engkau, engkau yang membuatku sakitdalam semua keraguan yang membukitkeraguan yang tak seharusnya terungkitkeraguan dari hatiku yang meradang sakit
	aku, aku ini bukan aku yang itukamu bukan pula kamu yang itusemua kenangan telah berlalusemua berubah termakan oleh waktu
	seharusnya kenangan ini menjadi cerita lalutak seharusnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>pengecut.. <br />sebuah kata yang pantas terpaut<br />sebuah kata yang selalu terpecut<br />dari cintaku yang telah tercabut</p>
	<p>engkau, engkau yang membuatku sakit<br />dalam semua keraguan yang membukit<br />keraguan yang tak seharusnya terungkit<br />keraguan dari hatiku yang meradang sakit</p>
	<p>aku, aku ini bukan aku yang itu<br />kamu bukan pula kamu yang itu<br />semua kenangan telah berlalu<br />semua berubah termakan oleh waktu</p>
	<p>seharusnya kenangan ini menjadi cerita lalu<br />tak seharusnya semua terungkap dalam semu<br />semu yang tak pernah dapat menentu<br />semu yang seharusnya bukan untukku</p>
	<p>tak mudah menghapusmu dalam ingat ku<br />layaknya meniup segaris debu<br />kamu yang kini telah menjadi ceritaku<br />kamu yang kini telah menjadi jiwaku</p>
	<p>kenapa semua harus terjadi?<br />dalam waktu sesingkat ini<br />kenapa semua harus mati?<br />dalam awal perjalanan hati</p>
	<p>kini aku telah menyerah..<br />bukan karena aku kalah<br />tapi ku menyerah hanya untuk mengalah<br />mengalah pada kodrat yang tak dapat terlangkah</p>
	<p>ku harap engkau dapat mengerti<br />semua harapan tak mungkin terpatri<br />menghiasi dalam goresan cinta ini<br />menghiasi dalam angan yang tak kunjung bertepi</p>
	<p>aku menginginkan mu<br />tapi bukan untuk sepenggal waktu<br />aku mengharapkan mu<br />tapi itu semua telah berlalu..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/27/aku-ini-bukan-aku-yang-itu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Hadirmu</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/16/hadirmu/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/16/hadirmu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 21:05:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/16/hadirmu/</guid>
		<description><![CDATA[	dirimu bagai malaikat dan juga hantuyang dapat menghentikan desah nafaskusaatku melihatmu tersenyum penuh ragusenyuman yang telah lama ku tunggu
	hai cinta yang tak sempat terkatawahai kenangan yang selalu terjagadapatkah kau lihat goresan dalam matayang menuliskan sejuta kata cinta
	aku menginginkanmu seperti duluyang mencoba untuk mendekatimumeraih cintamu dengan senyumkumenjamah indahmu dengan tatapku
	cintaku dalam hati tak akan matiwalau kau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>dirimu bagai malaikat dan juga hantu<br />yang dapat menghentikan desah nafasku<br />saatku melihatmu tersenyum penuh ragu<br />senyuman yang telah lama ku tunggu</p>
	<p>hai cinta yang tak sempat terkata<br />wahai kenangan yang selalu terjaga<br />dapatkah kau lihat goresan dalam mata<br />yang menuliskan sejuta kata cinta</p>
	<p>aku menginginkanmu seperti dulu<br />yang mencoba untuk mendekatimu<br />meraih cintamu dengan senyumku<br />menjamah indahmu dengan tatapku</p>
	<p>cintaku dalam hati tak akan mati<br />walau kau tak bersamaku nanti<br />Kagumku tak kan pernah dapat bertepi<br />walau ajal menjemput nyawa ini</p>
	<p>Izinkan aku untuk dapat mencintaimu<br />karena ku memang menginginkan itu<br />kumohon jangan berikan cintamu padaku<br />karena ku hanya akan membasahi pipimu</p>
	<p>oh tuhan, apakah ini anugrah yang kau beri<br />atau kutukan yang membuat ku mati<br />mati dalam kesombongan ku sendiri<br />mati dalam lamunan cerita lama ini</p>
	<p>terima kasih cinta,<br />hadirmu menghilangkan dahaga<br />yang mengganjal tanyaku dalam dada<br />akan perasaan yang kusimpan lama</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/04/16/hadirmu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ini titik bukan lagi koma</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/01/26/ini-titik-bukan-lagi-koma/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/01/26/ini-titik-bukan-lagi-koma/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2008 02:35:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/01/26/ini-titik-bukan-lagi-koma/</guid>
		<description><![CDATA[	sebuah penantian yang tersiapenantian dari semua urat do&#8217;akini, hilang musnah tak tersisayang ada hanya aku di ujung sana
	sendiri ku mengukir bongkah waktuyang kini menyisakan rintihan debuentah kemana semua detik yang berlalutak dapat ku gapai dalam kepalku
	ini titik, bukan lagi komaini akhir dari semua ceritayang tertutup dalam terpal sutramenunggu usang untuk memakannya
	aku tak pernah malu akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>sebuah penantian yang tersia<br />penantian dari semua urat do&#8217;a<br />kini, hilang musnah tak tersisa<br />yang ada hanya aku di ujung sana</p>
	<p>sendiri ku mengukir bongkah waktu<br />yang kini menyisakan rintihan debu<br />entah kemana semua detik yang berlalu<br />tak dapat ku gapai dalam kepalku</p>
	<p>ini titik, bukan lagi koma<br />ini akhir dari semua cerita<br />yang tertutup dalam terpal sutra<br />menunggu usang untuk memakannya</p>
	<p>aku tak pernah malu akan sifatku<br />aku tak pernah ragu akan liarku<br />karna ku telah menyentuh dirimu<br />meraba halus ke dalam cintamu</p>
	<p>biarkan aku menjadi pencundang<br />yang tak pantas untuk kau pandang<br />karna ku menjadikanmu setitik bintang<br />yang kan mengiringiku dengan terang</p>
	<p>maafkan aku cinta,<br />aku telah menghamburkan semuanya<br />goresan musim yang telah tercipta<br />hingga ku terjungkal di akhir cerita</p>
	<p>kenapa ku tak pernah sadari<br />semua tak pernah ada yang abadi<br />semua akan selalu beranjak pergi<br />karna semua enggan menunggu sepi
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2008/01/26/ini-titik-bukan-lagi-koma/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Setangkai senyum dalam senyap</title>
		<link>http://ffaradyc.blogsome.com/2007/09/02/setangkai-senyum-dalam-senyap/</link>
		<comments>http://ffaradyc.blogsome.com/2007/09/02/setangkai-senyum-dalam-senyap/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Sep 2007 16:58:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Funny Farady Coastera</dc:creator>
		
	<category>Poem</category>
		<guid>http://ffaradyc.blogsome.com/2007/09/02/setangkai-senyum-dalam-senyap/</guid>
		<description><![CDATA[	malam dengan bintang tak berawansekali lagi lamunanku bergumammenyisakan seberkas kerinduansaat ku coba untuk terpejam
	engkau datang setiap ku terkejapdengan setangkai senyum dalam senyapdengan sepotong tatapan dalam gelapyang kusadari kini semua telah lenyap
	semua tak pernah akan abadiwalau ku coba memahat mu dalam hatiengkau kan kembali mencair pergimeninggalkanku sekali lagi
	cinta, sekali lagi kuinginmusekali lagi ku kan memelukmuwalau tertutup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>malam dengan bintang tak berawan<br />sekali lagi lamunanku bergumam<br />menyisakan seberkas kerinduan<br />saat ku coba untuk terpejam</p>
	<p>engkau datang setiap ku terkejap<br />dengan setangkai senyum dalam senyap<br />dengan sepotong tatapan dalam gelap<br />yang kusadari kini semua telah lenyap</p>
	<p>semua tak pernah akan abadi<br />walau ku coba memahat mu dalam hati<br />engkau kan kembali mencair pergi<br />meninggalkanku sekali lagi</p>
	<p>cinta, sekali lagi kuinginmu<br />sekali lagi ku kan memelukmu<br />walau tertutup tebalnya debu<br />yang memisah tembok cintamu</p>
	<p>tak ada lagi sisa penyesalan<br />saat kau datang dengan senyuman<br />yang kau beri disaat ku terdiam<br />terdiam dalam heningnya malam</p>
	<p>kan ku beri yang terbaik dariku<br />walau tak pernah akan ada yang tahu<br />isi goresan hatiku yang memujamu<br />mengagumimu dalam setiap nafasku</p>
	<p>bintang sampaikan salamku padanya<br />kan ku titip senyuman yang tertunda<br />untuknya yang telah jauh di sana<br />dia, yang telah melupakanku selamanya
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffaradyc.blogsome.com/2007/09/02/setangkai-senyum-dalam-senyap/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
